{"id":1356,"date":"2026-05-28T09:28:28","date_gmt":"2026-05-28T09:28:28","guid":{"rendered":"https:\/\/forinlogistics.com\/?p=1356"},"modified":"2026-05-28T09:28:28","modified_gmt":"2026-05-28T09:28:28","slug":"indonesias-export-import-landscape-in-2026-resilient-growth-amid-global-uncertainty","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/forinlogistics.com\/id\/lanskap-ekspor-impor-indonesia-di-tahun-2026-pertumbuhan-tangguh-di-tengah-ketidakpastian-global\/","title":{"rendered":"<p>Gambaran Ekspor-Impor Indonesia di Tahun 2026: Pertumbuhan Tangguh di Tengah Ketidakpastian Global<\/p>"},"content":{"rendered":"<p class=\"isSelectedEnd\">Sektor ekspor dan impor Indonesia terus menunjukkan ketahanan meskipun ekonomi global bergejolak, harga komoditas berfluktuasi, ketegangan geopolitik, dan dinamika perdagangan internasional semakin ketat. Sebagai ekonomi terbesar di Asia Tenggara dan salah satu pemasok komoditas utama dunia, Indonesia tetap terintegrasi secara mendalam ke dalam rantai pasokan global \u2013 khususnya di bidang energi, pertambangan, pertanian, dan manufaktur.<h2>Surplus Perdagangan yang Kuat Terus Berlanjut<\/h2><p class=\"isSelectedEnd\">Indonesia menutup tahun 2025 dengan surplus perdagangan sekitar USD 41 miliar, didukung oleh kinerja ekspor yang kuat dan pertumbuhan impor yang terkendali. Menurut Badan Pusat Statistik (BPS), total ekspor Indonesia mencapai USD 282,91 miliar pada tahun 2025, mewakili peningkatan sebesar 6,151 TP3T dibandingkan tahun sebelumnya. Impor juga meningkat sebesar 2,831 TP3T menjadi USD 241,86 miliar.<\/p><p class=\"isSelectedEnd\">Negara ini kini telah mempertahankan surplus perdagangan selama beberapa tahun berturut-turut, yang menunjukkan terus berlanjutnya permintaan global terhadap komoditas dan produk industri Indonesia.<\/p><h2>Komoditas Ekspor Utama yang Mendorong Pertumbuhan<\/h2><p class=\"isSelectedEnd\">Kekuatan ekspor Indonesia tetap sangat didukung oleh sumber daya alam dan produk industri hilirnya. Komoditas ekspor utama meliputi:<\/p><ul data-spread=\"false\">\n<li>Minyak sawit dan turunan minyak sawit<\/li>\n<li>Batu bara dan bahan bakar mineral<\/li>\n<li>Nikel dan ferroalloy<\/li>\n<li>Produk besi dan baja<\/li>\n<li>Mesin listrik dan barang manufaktur<\/li>\n<\/ul><p class=\"isSelectedEnd\">Minyak sawit mentah (CPO) dan turunannya tetap menjadi kategori ekspor utama Indonesia. BPS melaporkan bahwa minyak sawit terus mendominasi nilai ekspor sepanjang tahun 2025, didukung oleh permintaan yang kuat dari India, Cina, dan pasar Asia lainnya.<\/p><p class=\"isSelectedEnd\">Ekspor terkait nikel juga tetap penting secara strategis seiring dengan penguatan posisi Indonesia dalam rantai pasokan kendaraan listrik (EV) global. Negara ini terus menarik investasi ke pabrik peleburan dan fasilitas pengolahan hilir, khususnya dari produsen dan pembuat baterai asal Tiongkok.<\/p><h2>Aktivitas Impor Mencerminkan Ekspansi Industri<\/h2><p class=\"isSelectedEnd\">Dari sisi impor, Indonesia terus mengimpor dalam jumlah besar:<\/p><ul data-spread=\"false\">\n<li>Bahan baku<\/li>\n<li>Barang modal<\/li>\n<li>Mesin industri<\/li>\n<li>Elektronik dan komponen<\/li>\n<\/ul><p class=\"isSelectedEnd\">Data BPS menunjukkan bahwa impor barang modal meningkat secara signifikan pada tahun 2025, yang mengindikasikan berlanjutnya pembangunan industri dan infrastruktur di seluruh negeri. Impor non-minyak dan gas meningkat lebih cepat daripada impor minyak dan gas, yang mencerminkan aktivitas manufaktur dan produksi yang lebih kuat.<\/p><p class=\"isSelectedEnd\">Tren ini menunjukkan bahwa industri dalam negeri Indonesia masih berkembang meskipun menghadapi tantangan ekonomi global.<\/p><h2>China Tetap Menjadi Mitra Dagang Terbesar Indonesia<\/h2><p class=\"isSelectedEnd\">China tetap menjadi tujuan ekspor dan sumber impor terbesar Indonesia, diikuti oleh Amerika Serikat, India, Jepang, dan negara-negara ASEAN. Ekspor komoditas Indonesia \u2013 khususnya batubara, nikel, dan minyak sawit \u2013 tetap sangat bergantung pada permintaan industri China.<\/p><p class=\"isSelectedEnd\">Namun, perlambatan pertumbuhan ekonomi di Tiongkok dan perubahan tren energi global mulai memengaruhi beberapa sektor. Ekspor batubara Indonesia, misalnya, mengalami tekanan pada tahun 2025 karena penurunan impor dari Tiongkok dan India seiring dengan peningkatan produksi domestik dan percepatan inisiatif energi terbarukan di kedua negara tersebut.<\/p><h2>Pemerintah Memperketat Kontrol Ekspor<\/h2><p class=\"isSelectedEnd\">Salah satu perkembangan terbesar yang membentuk lanskap ekspor Indonesia pada tahun 2026 adalah langkah pemerintah menuju pengawasan negara yang lebih ketat terhadap ekspor komoditas strategis.<\/p><p class=\"isSelectedEnd\">Pemerintah Indonesia baru-baru ini mengumumkan rencana untuk memusatkan ekspor beberapa komoditas utama \u2014 termasuk minyak sawit, batubara, dan ferroalloy \u2014 melalui mekanisme ekspor yang terkait dengan negara dan diawasi oleh dana kekayaan negara Danantara. Kebijakan ini bertujuan untuk mengurangi pelaporan yang tidak akurat, meningkatkan pengendalian harga, dan meningkatkan pendapatan negara.<\/p><p class=\"isSelectedEnd\">Meskipun kebijakan tersebut dapat memperkuat pengawasan pemerintah, kebijakan ini juga menimbulkan kekhawatiran di kalangan eksportir, investor asing, dan mitra dagang internasional mengenai fleksibilitas operasional dan prediktabilitas regulasi.<\/p><p class=\"isSelectedEnd\">Pada saat yang sama, Indonesia telah memperkenalkan pengecualian untuk produk olahan tertentu seperti besi kasar nikel (NPI) dan beberapa produk turunan minyak sawit olahan, yang menunjukkan bahwa pemerintah berupaya menyeimbangkan regulasi dengan daya saing industri.<\/p><h2>Peluang Menanti Sektor Logistik dan Perdagangan Indonesia<\/h2><p class=\"isSelectedEnd\">Terlepas dari ketidakpastian global, Indonesia tetap berada pada posisi yang baik sebagai pusat perdagangan regional utama. Negara ini terus mendapatkan manfaat dari:<\/p><ul data-spread=\"false\">\n<li>Lokasi geografis yang strategis<\/li>\n<li>Sumber daya alam yang melimpah<\/li>\n<li>Meningkatkan kemampuan manufaktur<\/li>\n<li>Memperluas industri hilir<\/li>\n<li>Konsumsi domestik yang kuat<\/li>\n<\/ul><p class=\"isSelectedEnd\">Bagi penyedia jasa logistik, perusahaan pengiriman barang, eksportir, dan importir, lingkungan saat ini menghadirkan tantangan sekaligus peluang. Diversifikasi rantai pasokan, digitalisasi, efisiensi bea cukai, dan adaptasi terhadap regulasi menjadi semakin penting bagi perusahaan yang beroperasi di perdagangan internasional.<\/p><p class=\"isSelectedEnd\">Bisnis yang mampu menghadapi regulasi yang terus berubah sambil mempertahankan kelincahan operasional kemungkinan besar akan tetap kompetitif dalam ekosistem perdagangan Indonesia yang berubah dengan cepat.<\/p><h2>Kesimpulan<\/h2><p class=\"isSelectedEnd\">Sektor ekspor-impor Indonesia pada tahun 2026 mencerminkan negara yang sedang dalam transisi \u2013 menyeimbangkan kekuatan berbasis sumber daya dengan ambisi untuk peningkatan industri dan kendali ekonomi yang lebih besar. Meskipun ekspor komoditas terus mendominasi kinerja perdagangan, negara ini juga mendorong manufaktur hilir, investasi industri, dan tata kelola ekspor strategis yang lebih ketat.<\/p><p>Seiring dengan terus berkembangnya pola perdagangan global, peran Indonesia dalam rantai pasokan regional dan internasional diperkirakan akan tetap sangat signifikan, terutama di sektor komoditas, manufaktur, dan jasa logistik.<\/p><p>_______________________________________________________________________________________<\/p><p><strong>Sumber:<\/strong><\/p><p data-start=\"76\" data-end=\"398\">Badan Pusat Statistik (BPS) 2026, <em data-start=\"110\" data-end=\"213\">Ekspor dan impor Indonesia Desember 2025 masing-masing tercatat USD 26,35 miliar dan USD 23,83 miliar<\/em>,&nbsp; <a class=\"decorated-link\" href=\"https:\/\/www.bps.go.id\/id\/pressrelease\/2026\/02\/02\/2537\/ekspor-dan-impor-indonesia-desember-2025-masing-masing-tercatat-usd-26-35-miliar-dan-usd-23-83-miliar.html\" target=\"_new\" rel=\"noopener\" data-start=\"235\" data-end=\"397\">https:\/\/www.bps.go.id\/id\/pressrelease\/2026\/02\/02\/2537\/ekspor-dan-impor-indonesia-desember-2025-masing-masing-tercatat-usd-26-35-miliar-dan-usd-23-83-miliar.html<\/a>.<\/p><p data-start=\"400\" data-end=\"595\">Badan Pusat Statistik (BPS) 2025, <em data-start=\"434\" data-end=\"478\">Neraca perdagangan Indonesia tetap positif.<\/em>,<br>\n<a class=\"decorated-link\" href=\"https:\/\/www.bps.go.id\/en\/news\/2025\/07\/01\/716\/indonesia-s-trade-balance-remains-positive.html\" target=\"_new\" rel=\"noopener\" data-start=\"500\" data-end=\"594\">https:\/\/www.bps.go.id\/en\/news\/2025\/07\/01\/716\/indonesia-s-trade-balance-remains-positive.html<\/a>.<\/p><p data-start=\"597\" data-end=\"809\">Reuters 2025, <em data-start=\"611\" data-end=\"668\">Ekspor batubara Indonesia mencatat penurunan yang jarang terjadi sejauh ini pada tahun 2025.<\/em>,<br>\n<a class=\"decorated-link\" href=\"https:\/\/www.reuters.com\/markets\/commodities\/indonesia-coal-exports-post-rare-decline-so-far-2025-maguire-2025-05-09\/\" target=\"_new\" rel=\"noopener\" data-start=\"690\" data-end=\"808\">https:\/\/www.reuters.com\/markets\/commodities\/indonesia-coal-exports-post-rare-decline-so-far-2025-maguire-2025-05-09\/<\/a>.<\/p><p data-start=\"811\" data-end=\"1052\">Reuters 2026, <em data-start=\"825\" data-end=\"895\">Indonesia berencana memusatkan ekspor komoditas melalui lembaga negara.<\/em>,<br>\n<a class=\"decorated-link\" href=\"https:\/\/www.reuters.com\/world\/asia-pacific\/indonesia-plans-centralise-commodity-exports-through-state-agency-sources-say-2026-05-20\/\" target=\"_new\" rel=\"noopener\" data-start=\"917\" data-end=\"1051\">https:\/\/www.reuters.com\/world\/asia-pacific\/indonesia-plans-centralise-commodity-exports-through-state-agency-sources-say-2026-05-20\/<\/a>.<\/p><p data-start=\"1054\" data-end=\"1321\">Reuters 2026, <em data-start=\"1068\" data-end=\"1164\">Indonesia mengecualikan nikel pig iron dan beberapa produk turunan minyak sawit dari sentralisasi ekspor.<\/em>, <a class=\"decorated-link\" href=\"https:\/\/www.reuters.com\/world\/asia-pacific\/indonesia-exempt-nickel-pig-iron-some-palm-oil-derivatives-centralised-export-2026-05-22\/\" target=\"_new\" rel=\"noopener\" data-start=\"1186\" data-end=\"1320\">https:\/\/www.reuters.com\/world\/asia-pacific\/indonesia-exempt-nickel-pig-iron-some-palm-oil-derivatives-centralised-export-2026-05-22\/<\/a>.<\/p><p data-start=\"1323\" data-end=\"1506\">Antara News 2026, <em data-start=\"1341\" data-end=\"1394\">Apakah CPO masih menjadi komoditas ekspor utama Indonesia?: BPS<\/em>,<br>\n<a class=\"decorated-link\" href=\"https:\/\/en.antaranews.com\/news\/363345\/cpo-still-indonesias-leading-export-commodity-bps\" target=\"_new\" rel=\"noopener\" data-start=\"1416\" data-end=\"1505\">https:\/\/en.antaranews.com\/news\/363345\/cpo-still-indonesias-leading-export-commodity-bps<\/a>.<\/p><p data-start=\"1508\" data-end=\"1659\" data-is-only-node=\"\">Intelijen Perdagangan Global 2026, <em data-start=\"1540\" data-end=\"1582\">Data ekspor dan tinjauan perdagangan Indonesia<\/em>,<br>\n<a class=\"decorated-link\" href=\"https:\/\/tradeint.com\/insights\/indonesia-export-data\/\" target=\"_new\" rel=\"noopener\" data-start=\"1604\" data-end=\"1658\">https:\/\/tradeint.com\/insights\/indonesia-export-data\/<\/a>.<\/p><\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sektor ekspor dan impor Indonesia terus menunjukkan ketahanan meskipun ekonomi global bergejolak, harga komoditas bergeser, ketegangan geopolitik, dan dinamika perdagangan internasional semakin ketat. Sebagai ekonomi terbesar di Asia Tenggara dan salah satu pemasok komoditas utama dunia, Indonesia tetap terintegrasi secara mendalam ke dalam rantai pasokan global \u2013 khususnya di bidang energi, pertambangan, pertanian, dan manufaktur. Perdagangan yang kuat [\u2026]<\/p>","protected":false},"author":1,"featured_media":1357,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"om_disable_all_campaigns":false,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"_uf_show_specific_survey":0,"_uf_disable_surveys":false,"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-1356","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized"],"aioseo_notices":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/forinlogistics.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1356","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/forinlogistics.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/forinlogistics.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/forinlogistics.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/forinlogistics.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1356"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/forinlogistics.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1356\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1359,"href":"https:\/\/forinlogistics.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1356\/revisions\/1359"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/forinlogistics.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/1357"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/forinlogistics.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1356"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/forinlogistics.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1356"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/forinlogistics.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1356"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}